Perlunya
Perlindungan Bukti
Dari penyelidikan yang dilakukan oleh
Electronic Privacy Information Center (EPIC), “Sejak 1992 jumlah kasus
kejahatan komputer telah meningkat tiga kali. Dari 419 kasus yang diajukan oleh
penuntut hanya 83 yang dieksekusi karena kurangnya bukti. Saat suatu kasus
diajukan bisa memakan waktu persidangan sampai lima tahun. Alasannya adalah
bukti yang dikumpulkan pada kasus kejahatan komputer sangat kompleks.”
Banyak kasus tidak dibawa ke pengadilan
karena barang bukti yang tidak memadai. Bukti harus ditangani secara hati-hati
untuk mencegah penolakan dalam pengadilan, karena rusak atau mengalami
perubahan. Barang bukti komputer merupakan benda yang sensitif dan bisa
mengalami kerusakan karena salah penanganan. Ahli forensik harus menanganinya
sedemikian sehingga...