Sabtu, 17 April 2010

tugas IBD

Nama : FAISAL AKBAR PURNAMA PUTRA

Kelas : 1 IA 11

NPM : 55409224

Unsur-unsur yang mambangun manusia :

Manusia terdiri dari 4 unsur :

  1. Jasad : badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba dan difoto dan menempati ruang dan waktu.
  2. Hayat : mengandung unsur hidup, yang ditandai dengan gerak.
  3. Ruh : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
  4. Nafs : diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendir.

Manusia Sebagai Satu Kepribadian Mengandung Tiga Unsur :

  1. Id yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak tampak.
  2. Ego merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, berperan menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
  3. Superego merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada usia lima tahun.

Hakekat Manusia :

  1. Makhluk ciptann Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
  2. Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya.
  3. Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi.
  4. Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia misalnya :

1. Perasaan intelektual

2. Perasaan estetis

3. Perasaan etis

4. Perasaan diri

5. Perasaan sosial

6. Perasaan religius

Pengertian Kebudayan

Menurut E.B Taylor (1871) Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Menurut C.A Van Peursen, kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang, dan kehidupan setiap kelompok orang-orang berlainan dengan hewan-hwan, maka manusia tidak hidup begut saja ditengan alam, melainkan mengubah alam.

7 Unsur – unsur kebudayaan universal :

1. Sistem religi : produk manusia sebagai homo religius.

2. Sistem organisasi kemasyarakatan : produk dari mausia sebagai homo socius.

3. Sistem pengetahuan : produk manusia sebagai homo sapiens.

4. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi : produk manusia sebagai homo economicus.

5. Sistem teknologi dan peralatan : produk manusia sebagai homo faber.

6. Bahasa : produk manusia sebagai homo loguens.

7. Kesenian : produk manusia sebagai aesticus.

3 wujud kebudayaan :

1. Kompleks gagasan, konsep dan pikiran manusia : wujud ini disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya.

2. Kompleks aktivitas : berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat kongkret, dapat diamati atau diobservasi.

3. Wujud sebagai benda : aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untu mencapai tujuannya.

Orientasi Nilai Budaya :

1. Hakekat hidup manusia : hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara eksterm

2. Hakekat karya manusia : setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda untuk hidup kedudukan, gerak hidup untuk menambah karya

3. Hakekat waktu manusia : hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda, masa lalu atau mas kini

4. Hakekat alam manusia : ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam ada juga yang harus menyatu dengan alam

5. Hakekat hubugan manusia : mementingkan hubungan antar manusia baik vertikal maupun horizontal

Perubahan Kebudayaan

Terjadinya gerakan perubahan kebudayaan disebabkan oleh :

  1. Perubahan jumlah penduduk
  2. Perubahan lingkungan hidup

Unsur-unsur kebudayaan asing yang diterima adalah :

1. Unsur kebendaan

2. Unsur yang terbukti membawa manfaat besar

3. Unsur yang mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat

Unsur-unsur yang sulit diterima adalah :

1. Unsur yang menyangkut sistem kepercayaan seperti ideologi.

2. Unsur yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisasi.

Faktor yang Mempengaruhi Diterima atau Tidak Unsur Kebudayaan Baru

1. Terbatasnya masyarakat memiliki hubugan atau kontak

2. Pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominan

3. Sebelumnya sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan

4. Dapat dengan mudah dibuktikan kegunaannya oleh warga masyarakat

Kaitan Manusia dan Kebudayaan

Hubugan antara manusia dan kebudayaan secara sederhana adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia dari sisi lain hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis. Proses dialektis tercipta melalui tiga tahap:

1. Eksternalisasi : Proses dimana manusia mengekspresikan dirinya

2. Obyektivitas : Proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif

3. Internalisasi : Proses dimana masyarakat kembali dipelajari manusia

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting | Top Hosting | Great HTML Templates from easytemplates.com.