Selasa, 17 April 2012

Review Game - NFS Hot Pursuit



Game Need for Speed: Hot Pursuit ini adalah game balap yang dikembangkan oleh Criterion Games dan diterbitkan oleh Electronic Arts. Game ini dirilis pada bulan November, 2010 yang lalu dan tersedia untuk berbagai platform yaitu Windows, PlayStation 3, Xbox 360, bahkan ada versi untuk iOS dan Wii. Game Need for Speed: Hot Pursuit ini memiliki rating PEGI 7. Di game ini kita balapan di sebuah tempat bernama Seacrest County, disitu kita bisa melakukan berbagai macam balapan, kita juga bisa balapan secara online dengan pengguna lain tapi untuk yang versi Wii tidak memiliki fitur ini. Di game Need for Speed: Hot Pursuit ini kita bisa berperan sebagai yang dikejar atau yang mengejar. Beberapa merk mobil yang ada di game Need for Speed: Hot Pursuit ini antara lain Bentley, Dodge, Jaguar, Aston Martin, Bugatti, McLaren, Shelby, Maserati, Alfa Romeo, dan lain sebagainya.

Minimum Requirement “Need for Speed: Hot Pursuit”

Sistem Operasi: Windows XP (SP3) / Windows Vista / Windows 7.

Processor: Intel Core 2 Duo 1.8 GHZ atau AMD Athlon X2 64 2.4 GHZ.

Memory: 1.5 GB Windows XP / 2 GB Windows Vista – Windows 7.

Ruang Kosong Harddisk: 8 GB.

VGA Card: VGA Card dengan memory minimal 256 MB, kompatibel dengan DirectX 9.0 dan mendukung Shader Model 3.0.

Sound Card: Kompatibel dengan DirectX 9.0.

Review Game “Need for Speed: Hot Pursuit”

Di game Need for Speed: Hot Pursuit ini kita bisa bermain sebagai pembalap liar yang dikejar polisi atau sebagai polisi yang mengejar para pembalap liar. Sebagai polisi mobil kita dilengkapi dengan berbagai macam tool dan bantuan seperti spike (ranjau untuk menggemboskan mobil lawan), EMP (senjata untuk menonaktifkan piranti elektronik lawan), road block (deretan mobil untuk menghadang laju lawan) dan bantuan helikopter yang akan menjatuhkan spike di depan mobil lawan. Sebagai pembalap liar kita juga dilengkapi dengan tool-tool tersebut kecuali bantuan helikopter dan road block plus satu tool yang tidak dimiliki oleh mobil polisi yaitu tool untuk menge-jam (merusak untuk sementara) piranti elektronik kendaraan polisi yang ada di sekitar mobil kita. Salah satu hal yang saya sukai dari game Need for Speed: Hot Pursuit ini adalah kemudahan untuk berganti karir baik sebagai pembalap liar maupun polisi, kalau bosan jadi pembalap liar maka kita dengan mudah bisa memilih event balapan di dalam map dimana kita berperan sebagai polisi, begitupun sebaliknya.

Tingkat kesulitan game Need for Speed: Hot Pursuit ini saya rasakan lebih tinggi dibandingkan seri game Need for Speed: Underground atau Need for Speed: Shift. Di game ini kita harus ekstra hati-hati karena sewaktu-waktu mobil yang ada tepat di depan kita bisa memuntahkan spike yang bisa menggemboskan ban mobil kita. Begitu pun dengan keadaan di belakang kita, sewaktu-waktu mobil di belakang kita bisa memuntahkan tembakan EMP. Salah satu cara agar kita bisa mengungguli laju mobil di depan kita adalah dengan cara menggunakan jalan pintas, tapi menemukan jalan pintas sambil mengebut di game ini cukup sulit, seringkali mobil saya menabrak karena telat belok ketika ingin menggunakan jalan pintas. Jalan pintasnya juga berupa jalan tanah, dan mengebut di atas jalan tanah tersebut lebih susah dibandingkan di atas aspal.

Ketika membalap sebagai polisi dan ditugaskan untuk menangkap seorang pembalap liar saya cukup sering dibuat stress oleh kelakuan si pembalap liar tersebut, seringkali ketika mobil saya sudah sangat dekat dengan mobil dia tiba-tiba dia mengerem dan berbalik arah, dan seringkali dia menge-jam piranti elektronik mobil saya ketika si pembalap liar tersebut menemukan persimpangan jalan sehingga saya tidak bisa melihat ke arah mana mobil si pembalap liar tersebut berbelok karena radar mobil saya di-jam oleh dia. Jadi dari sisi AI, game Need for Speed: Hot Pursuit ini bagus.

Screenshot “Need for Speed: Hot Pursuit”


Kesimpulan “Need for Speed: Hot Pursuit”

Semuanya nyaris sempurna di game ini, baik kualitas grafis, suara maupun gameplay-nya. Salah satu yang saya suka berhubungan dengan gameplay game ini adalah kemudahan memilih event karir, apakah mau membalap sebagai pembalap liar atau polisi, dan satu lagi adalah presentasi ketika kita memilih mobil yang dilengkapi dengan narasi berupa suara. Satu-satunya kekurangan game balap Need for Speed: Hot Pursuit ini yang saya temukan adalah tidak adanya menu untuk memilih tingkat kesulitan sehingga membuat game ini terasa cukup sulit untuk dimainkan. Game Need for Speed: Hot Pursuit ini saya rekomendasikan.

Game Engine

Definisi Game Engine

Game Engine adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.

Tipe – tipe Game Engine

Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrogramman. Tapi dalam pembahasan sekarang ini, ketimbang harus me-list semua jenis game engine yang ada di wikipedia, mendingan kita bahas garis besar nya saja.

Roll-your-own game engine. Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain, mereka kadang menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang mereka malah membuat semuanya dari nol.

Biasanya, game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar tersedia gratis, juga memperbolehkan mereka, para developer, lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya, banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Menara Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine nya, hanya untuk di tulis ulang semuanya dalam beberapa hari penggunaan karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

Mostly-ready game engines. Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama.

Biasanya game engine semacam ini memiliki batasan batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi terlalu banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis, dan masih memungkinkan game engine nya itu sendiri untuk mengoptimalkan kinerja game nya. Banyak dari game engine seperti ini, Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya, yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Hal ini dengan serta merta menyingkat sangat banyak waktu dan jelas, biaya dari para Developer game.

Point-and-click engines. Engine untuk point-and-click merupakan engine yang sangat amat dibatasi, tapi dibuat sangat user friendly. Kamu bahkan bisa mulai membuat game mu sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.

Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan, dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis, hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini nggak berguna, bagi developer cerdas dan berdaya kreativitas tinggi, game engine bapuk seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine seperti ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman, dan secepatnya merilis game game mereka.

Beberapa contoh jenis game engine :

1. Freeware game engine/open source game engine

Blender

Golden T Game Engine (GTGE)

DXFramework

Ogre

Aleph One

Axiom Engine

Allegro Library

Box2D

Build Engine

Cube

Cube 2

DarkPlaces

jMonkeyEngine (jME)

Panda3D

Sphere

2. Commercial engines/game engine berbayar (komersial)

Alamo

A.L.I.V.E

BigWorld

DXStudio

Dunia Engine

Euphoria

GameStudio

Jade Engine

Jedi

Medusa

RPG Maker VX

RPG Maker XP

RPG Maker 2003

RPG Maker 95

Vision Engine

Membuat button pada android

Awalnya kita membuat project baru dengan menekan menu new-project-
android project



Klik next lalu akan masuk ke dalam android project, lalu masukkan Project Name yang kita inginkan lalu klik next seperti gambar di bawah ini

setelah itu kita pilih android target minimum, yang di pilih saat ini yaitu platform android 2.2 dengan API keys 8


Klik next dan akan masuk ke dalam form application info, dimana kita akan mengisi package Name, application name dan activity. Untuk package name disini memakai package com yang berarti aplikasi tersebut termasuk aplikasi komersial. Setelah terisi semua klik finish

Pada eclipse akan muncul sebuah project android yang berisi java dan XML seperti gambar berikut

Untuk pertama kita masuk ke dalam folder res-layout-main.xml. dimana kita akan membuat tampilan di layout main

Masukkan layout relative layout dengan mendrag ke dalam layout main tersebut.

Lalu masukkan 2 widget button kedalam layout tersebut

Masuk kedalam tab main.xml dan ketikan source code seperti berikut

Maksud dari listing di atas adalah kita membuat sebuah relative layout dengan 2 buah widget button. Untuk button pertama dengan id btn_start yang berarti button tersebut mempunyai id btn_start, dengan layout width wrap_content yang berarti lebar button tersebut akan menyesuaikan keadaan layout linear, button tersebut sejajar kiri kanan dengan layout linear dan terakhir android:text yang berarti untuk membuat sebuah text di dalam button tersebut. Untuk button kedua hamper sama dengan button, hanya disini id button 2 dibuat btn_exit dan mempunyai rata bawah yang artinya button tesebut akan tampil pada bagian dasar layout linear.

OUTPUT PROGRAM :



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting | Top Hosting | Great HTML Templates from easytemplates.com.