Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 4 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 5 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Senin, Oktober 10, 2011
Faisal Akbar Purnama Putra
Informatika berasal dari dua kata, yaitu informasi dan matematika. Mengapa infomasi dan matematika? Karena matematika digunakan untuk mengolah informasi, sehingga infomasi tersebut berguna untuk manusia. Informatika adalah suatu ilmu yang mempelajari komputer dan pemanfaatannya untuk mempermudah kehidupan manusia. Infomatika dapat mempermudah kehidupan manusia Karena informatika menggunakan software (perangkat lunak), hardware (perangkat keras), dan brainware (penggunaannya). Untuk memecahkan suatu masalah, maka penggunaannya dapat difokuskan pada satu, dua, ataupun ketiga faktor yang ada di atas. Masalah yang dimaksud disini adalah masalah yang apabila dipecahkan dengan pendekatan informatika akan memudahkan kehidupan manusia.
Inti dari informatika adalah algoritma. Begitu pentingnya algoritma dalam informatika, maka ahli algoritma bisa dikatakan sebagai orang yang telah menguasai informatika, dan sebaliknya bagi orang yang tidak menguasai algoritma berarti belum bisa dikatakan sudah menguasai informatika. Meskipun algoritma adalah dasar dari informatika, tetapi untuk mempelajari ilmu selanjutnya, algoritma akan sangat berperan didalamnya.
Algoritma ialah suatu prosedur langkah-langkah logis untuk memecahkan masalah sistematis dalam suatu jumlah langkah-langkah yang terhingga. Algoritma sering meliputi pengulangan langkah-langkah dasar operasi yang sama. Contohnya, orang yang menggunakan telepon umum. Untuk menggunakan telepon umum tersebut, maka orang harus mengikuti langkah-langkah seperti ini: (1) angkat telepon (2) masukkan koin (3) tekan nomor yang akan dihubungi (4) bicara (5) letakkan gagang telepon
Itu adalah salah satu contoh langkah-langkah sederhana yang disebut dengan algoritma. Tanggung jawab dari seorang ahli informatika adalah memecahkan masalah yang terjadi secara efektif dan efisien, sehingga dapat menghemat sumber daya. Dan tugas utamanya adalah membangun sebuah sistem perangkat lunak maupun perangkat keras yang mampu meningkatkan kinerja maupun meminimalisir masalah-masalah yang terjadi. Dalam hal ini disebutkan menimimalisir karena menghilangkan suatu masalah secara total adalah sesuatu yang mustahil, maka hanya dapat diminimalisir.
Bidang yang akan dipelajari dalam teknik informatika yaitu: Pemprograman web, sistem informasi, kecerdasan buatan (artificial intellegent), jaringan komputer, dan telekomunikasi. gambaran untuk bidang pemprograman web contohnya: Bidang ini menitikberatkan pada pembuatan web dan perawatannya. Biasanya orang yang menguasai atau ahli dalam pemprograman web disebut dengan web master. Web master mempunyai tanggung jawab sekaligus hal yang akan dipelajari dalam pemprograman web, yaitu mendesain sebuah situs yang nyaman dikunjungi, memudahkan dalam pencarian informasi di dalamnya, dan memberikan manfaat di dalamnya. jika kita lulus nanti, gelar yang disandang sebagai lulusan teknik informatika adalah sarjana teknik (S.T) atau sarjana komputer (S.Kom). Gelar yang dipilih tergantung pada perguruan tinggi yang memberikannya.
Jenis-jenis pekerjaan yang berhubungan dengan teknik informatika sangat banyak. Contohnya: Programmer, Sistem Analis, Web Designer, Bidang Lainnya: perusahaan-perusahaan jasa telekomunikasi, perbankan, informasi, dan lain-lain. Selain berkerja di perusahaan, kamu bisa bekerja di Bursa Efek dan BPPT misalnya, atau kamu bisa menjadi konsultan atau dosen.
Senin, Oktober 03, 2011
Faisal Akbar Purnama Putra
ok teman - teman kali ini kita membahas tentang windows 8 yang akan di rilis di tahun 2012 mendatang. windows gak ada mati - matinya mengeluarkan karya terbarunya, di windows 8 ini kita di manjakan dengan fitur - fitur yang sangat mengagumkan apalagi dengan menggunakan tablet PC yang difasilitasi dengan layar sentuh windows 8 dapat bekerja dengan baik jika menggunakan layar sentuh. konsep windows 8 tidak berbeda dengan windows sebelumnya yaitu windows 7 tetapi yang membedakan yaitu di bagian menu start yang menonjolkan fitur - fitur yang mengagumkan. Jika teman - teman ingin melihat tampilan windows 8 dapat di downlad disini. Di link tersebut tersedia Windows Developer Privew x86 dan x64. Berikut print screennya
http://www.youtube.com/watch?v=Y0DLoHAycC8 part 1 http://www.youtube.com/watch?v=BFxuJcPHQko part 2 http://www.youtube.com/watch?v=0qXmjfnDEjk part 3 http://www.youtube.com/watch?v=VW3S0BrR6BE part 4
Rabu, Februari 16, 2011
Faisal Akbar Purnama Putra
Bagi yang ingin tahu Bagaimana Cara Kerja Domainsemoga artikel singkat ini bisa menjawab pertanyaan Bagaimana Cara Kerja Domain yang selama ini kita gunakan. Karena jika tanpa domain dunia hampa jadinya yuk simak penjelasan Bagaimana Cara Kerja Domain:
Pada dunia internet semua komputer / device saling terhubungan antara satu sama lain dan saling berkomunikasi. oleh karena itu dibutuhkan suatu alamat yang unik (saling berbeda), alamat tersebut dinamakan IP Adress. IP Address terbagi 2 saat iini IPv4 dan IPv6. IPv6 dibuat karena semakin sedikitnya IPv4 yang tersedia. Contoh IPv4 (192.168.1.1), Contoh IPv6 (2001:db8:85a3::8a2e:370:7334)
Apabila anda mengakses suatu website dengan menggunakan alamat IP tentu sangat sulit mengingatnya. Oleh sebab itu di ciptakan lah domain name, untuk mempermudah anda mengingat dan mengakses suatu alamat.
Berikut cara kerja dari domain:
Misalkan anda masukin domain “www.google.com”.
komputer akan mengecek apakah domain “www.google.com” tersedia/tersimpan di host local. Kalau tersedia maka komputer mengirim informasi IP address dari www.google.com ke browser. Lalu browser mengirim request dan mendownload content dari halaman www.google.com berdasarkan IP yang ditersimpan
Note: Oleh sebab itu apabila anda mengganti name server dari domain, dan domain itu telah anda akses sebelumnya ketika masih menggunakan name server yang lama. domain itu tidak dapat langsung update. karena komputer anda telah menyimpan informasi alamat IP dari domain yang telah anda akses.
Jalan Keluar:
Pada windows = tutup browser (karena kadang browser jg ikut menyimpan informasi dari domain, dan akan hilang ketika ditutup). lalu klik kanan pada interface jaringan yang terhubung ke internet lalu klik repair, fungsi repair ini juga membersihkan cache yang tersimpan
Apabila tidak maka komputer coba menghubungi DNS server yang telah anda set pada komputer (defaultnya menggunakan DNS server yang disediakan ISP). DNS server pun mengecek apakah informasi dari domain “www.google.com” tersimpan. Kalau tersimpan maka DNS server akan mereply request ke komputer anda berupa alamat IP dari domain “www.google.com”. Lalu browser mengirim request dan mendownload content dari halaman www.google.com berdasarkan IP yang di terima
Note: Oleh sebab itu apabila anda mengganti name server dari domain, namun ketika anda akses masih mengarah ke yang lama, walapun anda sudah mencoba membersihkan cache dns di komputer. Itu di sebabkan DNS server yang anda gunakan masih menyimpan informasi tersebut.
Jalan Keluar:
Mengganti DNS server.
kalau tidak tersedia di DNS server atau telah expired, lewat TTL(Time To Live) yang telah di tentukan oleh domain itu. DNS server coba meneruskan request yang anda minta ke root-server yang berjumlah 13. Lalu pada root-server diproses domain “www.google.com” dari kanan ke kiri, pada paling kanan terdapat TLD “.com”. Lalu root server mengecek pada server TLD (setiap TLD mempunyai server masing2) apakah domain “google” tersedia di list tersebut
Apabila tidak maka akan menambilkan dns error dan pada browser kadang tampil “www.google.com not found”
Apabila tersedia maka request akan di teruskan ke nameserver yang ada di domain. Lalu pada nameserver domain di cek apakah “www” pada record “google.com” tersedia.
Apabila tidak tersedia maka akan menambilkan dns error dan pada browser kadang tampil “www.google.com not found”
Apabila ada maka nameserver memberikan informasi alamat IP dari “www.google.com” ke komputer anda melalui DNS server lalu dns server menyimpan informasi dari domain ini. Setelah itu browser mengirim request dan mendownload content dari halaman www.google.com berdasarkan alamat IP yang diterima
Adapun untuk jenis jenis domain disertai penjelasan dari masing-masing domain tersebut selengkapnya bisa di lihat berikut ini:
Contoh domain TLD (Top Level Domains) dimana artinya penggunaan bisa secara global tidak terbatas wilayah dan nama suatu negara:
- Com : di gunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan. - Net : di gunakan untuk kepentingan network infrastruktur. - Org : di gunakan untuk kepentingan organisasi. - Info : di gunakan untuk kepentingan informasional website. - Name : digunakan untuk kepentingan keluarga atau personal. .Edu : digunakan untuk kepentingan website pendidikan, terbatas hanya utk pendidikan. - Mil : di gunakan untuk kepentingan website angkata bersenjata amerika, terbatas hanya utk Militer. - biz : di gunakan untuk kepentingan Bisnis. - tv : di gunakan untuk Entertainment seperti Televisi, Radio, majalah. - travel : di gunakan untuk Bisnis Pariwisata. - xxx : di gunakan untuk keperluan Pornografi dimana tidak akan lama lagi bisa digunakan seperti artikel Domain .XXX akan terwujud.
Adapun jenis domain khusus untuk suatu negara ccTLD’s (Country Coded Top Level Domains) seperti berikut:
Indonesia yakni menggunakan .id Singapura yakni menggunakan .sg Malaysia yakni menggunakan .my
Adapun Domain khusus Indonesia dibagi menjadi beberapa sub domain seperti:
.or.id : Untuk Organisasi .co.id : Untuk Komersial .go.id : Untuk Pemerintahan .ac.id : Pendidikan Tinggi .sch.id: untuk Sekolah .net.id: Internet Provider .web.id: digunakan untuk umum
Jika anda tertarik untuk menggunakan domain khusus indonesia, berikut prasyarat agar dapat memilikinya sesuai dengan jenis domain masing-masing:
ac.id * Digunakan bagi lembaga pendidikan minimal penyelenggara setara diploma I. * SK Depdikbud pendirian lembaga. * No Akta Pendirian / SK REKTOR (Pimpinan Lembaga). * Surat pernunjukan/kuasa dari pejabat tertinggi lembaga pendidikan tentang pendaftar domain. * Fotokopi KTP/kartu identitas penerima kuasa.
co.id * Untuk perusahaan Swasta yang memiliki Badan Hukum. * Fotokopi KTP Penanggung jawab. * NPWP. * SIUP / Akte Pendirian Perusahaan. * khusus untuk perusahaan, pastikan bahwa Anda memiliki nama perusahaan (harus disertai nomor NPWP atau SIUP) yang sama atau berhubungan dengan domain yang Anda pilih. * Surat pendaftaran merk atau hak paten (bila ada).
go.id * Untuk area pemerintahan seperti Instansi, Departemen, Badan, dll. * Pendaftar bertindak atas nama badan/lembaga/institusi pemerintah dan termasuk dalam kategori departemen, non departemen, BUMN serta industri strategis. * Surat Keputusan Kepala Institusi/ minimal pejabat eselon2 tentang pemilihan nama domain. * Nama domain yang didaftarkan harus merupakan nama resmi lembaga, instansi, departemen, atau BUMN yang bersangkutan, yang berkaitan dengan pemerintah Indonesia. * Struktur organisasi dari pemerintahan yang berkaitan dengan kantor tersebut akan digunakan sebagai landasan dalam menentukan nama serta susunan selanjutnya dari sub-domain.
mil.id * Domain untuk TNI (Tentara Nasional Indonesia). * Pendaftar bertindak atas nama TNI. * Adanya Surat Keputusan tentang pemilihan nama domain. * Nama domain yang didaftarkan harus merupakan nama resmi lembaga. * Struktur organisasi dari instasi akan digunakan sebagai landasan dalam menentukan nama serta susunan selanjutnya dari sub-domain.
net.id * Untuk organisasi pemegang Ijin Penyelenggara jasa telekomunikasi (ISP, Telco, VSAT, Seluler dll.). * Fotokopi KTP Penanggung jawab. * Ijin usaha telekomunikasi (ISP, Telco, VSAT, Seluler dll.) dari Pemerintah.
sch.id * Untuk Lembaga Pendidikan seperti SD, SMP, SMU, dan lainnya yang beroperasi sesuai dengan perundangan yang berlaku, termasuk yang bukan di bawah naungan Ditjen DikDasmen Depdikbud, seperti Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah. * Surat pengajuan resmi dari Kepala Sekolah yang bersangkutan (diatas kop surat, ditandatangani dan dibubuhi stempel sekolah ybs). * Fotokopi KTP / kartu identitas dari kepala sekolah/kepala UPT/pejabat yang ditunjuk sebagai penanggung jawab.
war.net.id * Untuk usaha Warung Internet. * Fotokopi KTP Penanggung jawab. * SIUP / Ijin Mengadakan Keramaian (jika ada).
web.id * Untuk organisasi umum diluar ac, co, go, net, or, sch, warnet.ID. * Fotokopi KTP Penanggung jawab. * Surat Keterangan organisasi. * Sumber: tikkudus.com
Senin, Januari 10, 2011
Faisal Akbar Purnama Putra
Manfaat internet bagi kehidupan sehari - hari
Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian di Amerika Serikat. Penggunaan Internet untuk kepentingan bisnis baru dilakukan semenjak tahun 1995, belum genap enam (6) tahun yang lalu. Di luar negeri, Internet ini sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sementara di Indonesia, Internet lebih diasosiasikan dengan bisnis (ISP, e-commerce) dan entertainment. Makalah ini berusahan untuk menjabarkan manfaat atau fungsi Internet bagi pendidikan, khususnya di pendidikan Indonesia. Manfaat Internet Bagi Pendidikan Agak janggal bagi penulis untuk menuliskan manfaat Internet bagi pendidikan.
Namun, untuk memperjelas maka akan penulis ulas secara singkat manfaat Internet bagi pendidikan. Akses ke sumber informasi. Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia (termasuk di dunia Barat) yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak.
Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi. Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat besar. Bidang apa pun yang anda minati, pasti ada informasi di Internet. Contoh-contoh sumber informasi yang tersedia secara online antara lain: LibraryOnline Journal Online courses. MIT mulai membuka semua materi kuliahnya di Internet. Di Indonesia, masalah kelangkaan sumber informasi konvensional (perpustakaan) lebih berat dibanding dengan tempat lain.
Adanya Internet merupakan salah satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah ini. Akses ke pakar. Internet menghilangkan batas ruang dan waktu sehingga memungkinan seorang siswa berkomunikasi dengan pakar di tempat lain. Seorang siswa di Makassar dapat berkonsultasi dengan dosen di Bandung atau bahkan di Palo Alto, Amerika Serikat. Media kerjasama. Kolaborasi atau kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan dapat terjadi dengan lebih mudah, efisien, dan lebih murah. Permasalahan Internet Untuk Pendidikan Penjabaran di atas tentunya membawa kita pada pertanyaan mengapa kita belum banyak menggunakan Internet untuk keperluan pendidikan di Indonesia.
Ada beberapa alasan, dimana sebagian akan diungkapkan pada bagian-bagian di bawah ini. Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage). Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk.
Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet. Guru belum siap. Guru di Indonesia masih belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajarannya. Padahal guru merupakan salah satu pengguna yang dapat memanfaatkan Internet sebaik-baiknya. Salah satu contohnya adalah mencari soal-soal latihan untuk kelasnya.
Jika setiap guru di Indonesia membuat dua (2) soal dan menyimpannya di Internet, maka akan ada ribuan bahkan bisa jutaan soal yang dapat digunakan untuk latihan di kelas. Internet merupakan salah satu produk teknologi yang dapat membantu kita meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan. Meskipun masih banyak tantangan, kita masih dapat memanfaatkan Internet sebesar mungkin.
Kelebihan Internet:
Mengoptimalkan Internet Sebagai Sumber Informasi
Hasil survey kompas menunjukkan bahwa ada penurunan yang signifikan kuantitas judul buku yang diterbitkan di Indonesia sejak tahun 2004. Hal ini dipicu oleh adanya kenaikan harga BBM yang menyebabkan penurunan daya beli masyarakat terhadap konsumsi buku sehingga sesuai dengan hukum pasar maka penurunan permintaan masyarakat akan produk buku menyebabkan banyak penerbit yang menseleksi dengan ketat, menunda atau membatalkan sama sekali, judul-judul buku yang akan diterbitkan.Efek lebih besar dari penurunan judul buku tersebut terutama adalah terputusnya komunikasi antara para penulis dengan masyarakat sehingga gagasan-gagasan yang sangat bermanfaat dari penulis buku, sebagai seorang pemikir, tidak dapat tersampaikan. Akibatnya secara tidak sadar terjadi penurunan kualitas kehidupan pada masyarakat karena terhambatnya informasi yang harus diterima. Memang benar masih ada koran, majalah atau televisi sebagai sumber informasi. Akan tetapi masyarakat tetap membutuhkan sumber informasi yang bersifat detil atau terperinci dan itu hanya didapatkan dari buku-buku yang bermutu.
Di kalangan aparat pemerintah, turunnya jumlah judul buku yang diterbitkan, menyebabkan terjadi kesenjangan informasi antara PNS yang berada di pusat, yang notabene lebih dekat dengan sumber informasi, dengan para PNS yang berada di daerah. Di tingkat kabupaten/kota kesenjangan itu semakin nyata mengingat banyak toko-toko buku yang ada di kabupaten/kota tutup semenjak terjadinya krisis moneter pada akhir 1997. Akibat sulitnya mencari sumber informasi, PNS yang ada di daerah cenderung memiliki kompetensi yang relatif lebih rendah apabila dibandingkan dengan PNS yang ada di pusat.Dari latar belakang tersebut maka PNS yang ada di daerah perlu mencari sumber informasi alternatif guna menutupi kesenjangan kompetensi, yaitu melalui suatu ’perpustakaan besar’ yang disebut internet.
Internet Sebagai Alternatif
Internet sebagai alternatif sumber informasi telah lama dikenal di Indonesia. Keunggulan internet sebagai sumber informasi, antara lain adalah : akses informasi yang relatif cepat baik dari segi waktu penerimaan maupun updating data; biaya yang relatif murah; informasi bersifat global dalam arti berasal dari seluruh dunia; serta bersifat interkatif dan fleksibel, utamanya melalui fasilitas email, chatting, mailling list atau melalui ruang komentar yang biasa disediakan oleh weblog. Salah satu kendala dalam mencari informasi di internet adalah informasi yang begitu besar, namun tidak semuanya dibutuhkan (Tjiptono dan Santoso, 2000). Pencarian tanpa strategi khusus, bisa diibaratkan mencari dalam tumpukan jerami, akan menyebabkan salah mendapatkan informasi dan menyebabkan frustasi. Hal ini disebabkan oleh begitu banyak informasi sehingga terjadi pencarian yang tak tentu arah. Bukannya mendapat informasi yang tepat dan detil, tetapi malah menghabiskan waktu dan uang hanya untuk mencari sumber informasi. Ada tiga cara yang dapat dilakukan instansi pemerintah untuk mengoptimalkan sumber informasi di internet, yaitu : memanfaatkan situs-situs milik pemerintah, memanfaatkan situs-situs pendidikan, dan mencari topik-topik khusus dengan memanfaatkan ”search engine.” Situs-situs pemerintah atau dikenal sebagai e-government dapat dijadikan sumber informasi, utamanya dalam mencari peraturan-peraturan pemerintah terbaru. Disamping itu suatu situs milik pemerintah biasanya juga memuat akses atau link ke instansi-instansi pemerintah lain baik dalam maupun luar negeri. Situs milik pemerintah biasanya dikenali dari DNS (domain name system) ”go” atau ”gov” Sebagai contoh adalah www.jawatengah.go.id (situs milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah), www.depkominfo.go.id (situs milik Departemen Komunikasi dan Informasi RI, Jakarta yang memuat situs-situs milik seluruh Departemen Pemerintah), dan www.bandiklatjatim.go.id. Cara kedua adalah melalui situs-situs pendidikan, baik yang dimiliki oleh universitas maupun yang dikelola suatu organisasi. Pada situs ini informasi yang dapat diambil berupa artikel-artikel ilmiah, jurnal-jurnal ilmiah maupun opini-opini dari para dosen dan tenaga pengajar tentang topik-topik aktual. Situs ini mudah dikenali dari DNS ”ac” atau ”edu” untuk situs pendidikan dan ”org” untuk suatu organisasi. Sebagai contoh adalah www.ipb.ac.id, www.brawijaya.ac.id, http://dikti.org (situs milik dirjen pendidikan tinggi yang memuat situs milik perguruan tinggi di indonesia). Cara yang paling mudah sekaligus praktis adalah langsung mencari topik-topik yang kita inginkan melalui search engine, semisal www.yahoo.com, www.google.com, www.msn.com. Disamping itu jika pencarian pada search engine diatas kurang memuaskan atau kurang detil, kita dapat mencari pada komunitas weblog. Komunitas weblog merupakan kumpulan situs-situs pribadi yang dikelola oleh blogware atau penyedia layanan hostong blog gratis, antara lain adalah : www.blogdrive.com, www.blogsome.com, www.wordpress.com, www.multiply.com. Tulisan-tulisan yang ada di komunitas blog biasanya bersifat non komersiil, karena ditulis oleh pribadi-pribadi yang independent, sehingga uraian terhadap suatu topik biasanya lebih mendetail dan terbuka.
Optimasi Pencarian Informasi melalui Search Engine
Pencarian informasi melalui search engine sangat tergantung pada cara atau strategi melakukan pencarian. Bila pencarian dilakukan dengan cerdik hasil yang didapat akan lebih optimal. Sebaliknya, bila pencarian dilakukan tanpa arah, maka hasilnya pun berupa ’never ending search’ karena jumlah dokumen yang tersedia di WWW (World Wide Web) mencapai milyaran. Selain itu informasi dalam WWW tidak di-indeks seperti katalog perpustakaan yang telah diurutkan berdasarkan nomor buku, judul buku, atau indeks nama pengarang.
Menurut Tjiptono dan Santoso (2000), ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan guna mengoptimalkan pencarian informasi melalui search engine:
1. Menentukan kata kunci (key words) dan kata-kata lain yang terkait (related words). Sebagai contoh apabila kita ingin mencari data pertanian, maka kita dapat memasukkan kata kunci semisal : agribisnis, usaha tani, petani, agriculture dan seterusnya.
2. Pada standar search screen gunakan frase tertentu, antara lain: a. Pakai tanda petik ganda untuk menyoroti frase kata yang dicari. Contohnya: ”usaha tani” hasil pencariannya akan berbeda jika anda menuliskan: usaha tani; b. Melakukan kombinasi frase kata dengan kata biasa. Contohnya: ”usaha tani”jagung; c. Mempergunakan ’wild cards’ (tanda asterik atau *). Contohnya : Tani* untuk kata pertanian, petani, bertani
3. Memanfaatkan advance search, dengan memakai ‘boolean logic’ seperti AND, OR, NOT, AND NOT dan NEAR. Tipe operator boolean, beserta contoh cara pemakaian dan deskripsinya diuraikan dalam table berikut:
• AND Contoh: sawah AND petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah dan petani
• ”..... +.....” Contoh : sawah +petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah dan petani
• AND NOT Contoh: sawah AND NOT petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah tetapi tidak ada kata petani
• ”.......... -.......” Contoh : sawah –petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah tetapi tidak ada kata petani
• OR Contoh: sawah OR petani, Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah atau ada kata petani
• ”.............” Contoh: ”Kelompok Tani”, Berarti mencari kalimat yang ada kata kelompok tani-nya
• (.......) Contoh: sawah AND (sungai OR petani), Berarti mencari kalimat yang ada kata sawah dan sungai atau mencari kata sawah dan petani
• NEAR Contoh: sawah NEAR petani, Berarti kalimat sawah atau petani harus ada dalam dokumen , dan dalam kalimat atau paragraf yang sama
4. Penggunaan kata Berbahasa Indonesia dapat juga dijadikan faktor pembatas dalam suatu pencarian, mengingat situs-situs penyedia layanan informasi dengan basic Bahasa Indonesia masih relatif sedikit.
5. Untuk pencarian gambar atau image, pemilihan ukuran gambar juga dapat dijadikan batasan bagi jumlah pencarian.
Akses 2.4 jam
Akses informasi di Internet tidak dibatasi waktu, karena dengan lingkup global, dunia maya yang dihadirkan ‘tidak pernah tidur’. Misainya, saat sebagian besar orang di Yogyakarta terielap di tengah malam, masyarakat di New York justru sedang sibuk-sibuknya bekerja. Perbedaan zone waktu sudah tidak lagi menjadi kendala untuk menelusuri data di dunia maya. Responden penelitian yang dilakukan lewat Internet bisa memberikan respon atau jawaban sesuai dengan kondisi dan situasi yang dikehendaki masing-masing individu.
Kecepatan
Bila dibandingkan dengan sumber data tradisional, riset melalui Internet jauh lebih cepat, karena bersifat real-time. Kita tinggal mengkilk berbagal icon, selanjutnya tinggal menunggu hasil (tentunya tergantung pada fasilitas modem dan ISP atau Internet Service Provicer yang dipergunakan). Pencarian informasi secara elektronik melalui mesin pencarl (search engines) sangat menghemat waktu, apalagi kalau dibandingkan dengan pencarian lewat katalog perpustakaan atau pencarian buku/majalah/jurnal dirak-rak perpustakaan. Dalam hal sampling, halaman web juga menjanjikan proses yang lebih cepat dan lebih murah.
Kenyamanan
Penelitian lewat Internet tidak harus menghadapi berbagai persoalan birokratis, seperti ijin dari berbagai instansi untuk keperluan peilgumpulan data, ‘kerahasiaan’ informasi, dan keharusan untuk datang sendirl keinstansi bersangkutan. Selain itu, berbagai fitur (features) yang dirancang khusus dan user-ftiendly sangat memudahkan peneliti mengakses berbagal situs Internet.
Kemudahan akses
Menjamurnya bisnis warnet (warung Internet) di Indonesia (khususnya di kota-kota besar) membuat akses terhadap Internet menjadi lebih mudah. Persaingan antarwarnet dalam hal harga, kecepatan akses, dan fasilitas pendukung lainnya membuat para pengguna Internet lebih nyaman dan mudah memanfaatkan Internet untuk keperluan riset maupun tujuan lainnya.
Biaya relatif
Dibandingkan dengan membeli jurnal asli (misalnya McKinsey Quarterly), penelusuran informasi lewat Intemetjauh lebih murah. Apalagi banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Peneliti tinggal men-download atau mencetak file/naskah tertentu sesuai kebutuhannya.
Interaktivitas dan fleksibilitas
Topik dan hasil riset bisa didiskusikan melalui sarana mailing list atau chatting tertentu. Selain itu, peneliti juga bisa mengikuti perkembangan terbaru atau meminta komentar dan penilaian dari berbagai pihak mengenai hasil penelitiannya.
Kelemahan Internet:
1Kelemahan Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Informasi
Pemanfaatan internet sebagai sumber informasi,sampai saat ini masih terus diperdebatkan utamanya dalam masalah reliabilitas dan validitas sumber acuan. Hal itu mudah dimengerti mengingat setiap orang bebas membuka hompage, terlebih lagi dalam komunitas weblog, serta bebas mengutarakan pendapat menjadi berbagai informasi. Implikasinya, tidak semua data dan informasi yang didapatkan lewat internet andal dan valid. Oleh karena itu pengguna informasi sebaiknya melakukan cross chek terhadap suatu informasi dengan cara membandingkan informasi sejenis yang disajikan situs lain. Cara lain adalah dengan meneliti kapabilitas penulis topik, misalnya melalui tulisan-tulisan sebelumnya atau tulisan yang pernah dimuat di media cetak. Cara paling aman adalah mencari informasi dari situs-situs yang kredibilitasnya tinggi, semisal situs-situs milik pemerintah.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sifat informasi di internet yang mudah hilang, akibat dihapus oleh web administratornya atau homepage tidak aktif lagi (Tung, 2000). Oleh karena itu mengcopy atau download terhadap informasi perlu dilakukan guna mengantisipasi jika sumber informasi di internet sudah tidak ditemukan lagi
2Ketergantungan pada jaringan telepon dan Internet Service Provider (ISP)
Fasilitas jaringan telepon dan ISP sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian Internet dan kemungkinan akses secara keseluruhan. Hingga saat ini, biaya penggunaan Internet di Indonesia masih relatif mahal, karena tarif telepon ditentukan berdasarkan pulsa yang digunakan, bukannya atas dasar jumlah panggilan (number of calls). Selain itu, saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya menyebabkan waktu akses menjadi lebib lama dan biaya akses menjadi mahal. Sementara itu, terbatasnya bandwidth sistem transmisi yang disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang mengakses pada waktu bersamaan memperparah akses terhadap Internet.
3Selektivitas dan anonimitas
Salah satu persoalan dalam riset lewat Internet adalah sulitnya mengidentifikasi identitas responden. Setiap orang, termasuk yang bukan target respon, bisa mengisi kuesioner secara on-line tanpa bisa dicegah atau dibatasi. Belum lagi -adanya kenyataan bahwa setiap orang bisa memiliki sejumlah alamat e-mail berbeda dan belum tentu menggunakan identitas asli. Semua ini membuat riset secara on-line harus benar-benar selektif dalam menentukan sampling dan cara responden memberikanjawaban.
4Karakteristik demografis pemakai Internet
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Internet lebih efektif untuk menjangkau responden yang termasuk kelompok berdaya beli atau berpenghasilan dan berpendidikan relatif tinggi. Dengan demikian Internet kurang efektif bagi penelitian yang kelompok sampeinya adalah masyarakat golongan menengah ke bawah.
5Clutter dan “never-ending search”
Informasi yang tersedia di Internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya dibutuhkan. Pencarian tanpa strategi khusus bisa diibaratkan mencari jarum’ * dalam jerami, sehingga sang peneliti ‘terjerumus’ ke dalam belantara informasi tanpa ujung. Ini sering membuat peneliti pemula di Internet mengalami frustrasi, karena bukannya mendapatkan informasi, tet.api justr’u menghabiskan waktu dan uang untuk pencarian yang tak tentu arah. Selain itu, godaan di Internet relatif amat besar, terutama bagi mereka yang suka menelusuri situs-situs pornografi, yang ujung-ujungnya membuat pencarian informasi menjadi tidak efektif dan lepas kendali.
6Reliabilitas dan validitas sumber acuan hasil riset
Setiap orang bebas membuka homepage sendiri dan menampilkan berbagai informasi di sana. Implikasinya, tidak semua data dan informasi yang didapatkan lewat Internet andal dan valid untuk dijadikan acuan dalam penelitian. Selain itu, sumber informasi di Internet mudah berubah, misainya homepage yang telah berubah atau bahkan sudah tidak ada lagi. Akibatnya, peneliti harus selalu mencermati perubahan tersebut bila mengutip sumber bersangkutan.
7Virus
Salah satu masalah yang juga tak katah peliknya adalah risiko terkena virus komputer yang mudah menyebar lewat jaringan Internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang di-download.
Selain ituInternet juga Sebagai Media Pendidikan
Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference. Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu
a. sebagai media interpersonal dan massa;
b. bersifat interaktif,
c. memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.
Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan media konvensional.Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. Metoda talk dan chalk, ”nyantri”, ”usrah” dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dianalogikan dengan ”usrah”, dimana pakar akan berdiskusi bersama anggota mailing list. Metoda ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara pembelajaran yang efektif seperti pada metoda ”usrah”.
Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi :
•arus informasi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat;
•kemudahan mendapatkan resource yang lengkap,
•aktifitas pembelajaran pelajar meningkat,
•daya tampung meningkat,
•adanya standardisasi pembelajaran,
•meningkatkan learning outcomes baik kuantitas/kualitas.
Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa internet bukanlah pengganti sistem pendidikan. Kehadiran internet lebih bersifat suplementer dan pelengkap. Metoda konvensional tetap diperlukan, hanya saja dapat dimodifikasi ke bentuk lain. Metoda talk dan chalk dimodifikasi menjadi online conference. Metoda ”nyantri” dan ”usrah” mengalami modifikasi menjadi diskusi melalui mailing list.
Keburukan Internet Adalah tidak dapat di nafikan bahawa suatu perkara atau benda itu memang terdapat pro dan kontra. Begitu juga Internet, ada kebaikan dan ada juga keburukannya. Keburukan didalam Internet yang jelas dan nyata adalah seperti berikut:
a.Senang untuk mendapatkan bahan-bahan berunsur lucah seperti gambar,
dan video clip. Ini boleh mendorong kepada perbuatan maksiat dan menyalahi hukum agama dan undang-undang negara.
b.Chating atau borak di dalam Internet yang terlalu lama tanpa faedah akan menyebabkan bil telefon meningkat.
c.Penyebaran maklumat yang berunsur negatif kepada sesiapa sahaja melalui emel atau laman web. Walaubagaimana pun mengikut pendapat pakar kaji selidik tentang penggunaan Internet ini, adalah didapati keburukan di dalam Internet ini hanya meliputi 5% sahaja daripada keseluruhan keupayaan Internet. Walau apa pun kebaikan atau keburukan Internet ini, terpulanglah kepada individu itu sendiri untuk memilih atau menilaikannya. Sebagai contoh, dalam rumah kita sendiri ada pisau. Pisau tersebut biasanya kita gunakan untuk memotong buah, daging dan sebagainya, dengan kata lain kita gunakan untuk kebaikan. Kita juga boleh menggunakan pisau tadi untuk memotong sesiapa sahaja didalam rumah kita dengan kata lain kita gunakan untuk keburukan. Pilihlah yang mana baik dan yang mana buruk. Pada saya ia bukan sahaja baik dan buruk tetapi ia telah mengajar saya lebih dewasa.
Dampak - Dampak New Media
Dampak negatif new media terhadap media konvensional.
Dampak-dampak yang akan timbul dari adanya media baru/new media adalah tersingkirnya media-media yang bersifat konvensional atau tradisional, sepertieBook yang sekarang telah digencarkan, membuat para produsen buku yang bersifat more paper menjadi tersaingi karena pada eBook dapat kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh buku konvensional. Selain itu juga blog-blog yang berisi atau bertemakan pengetahuan juga mengancam media-media tradisional seperti buku-buku pelajaran menjadi kurang diminati. Tetapi dari contoh-contoh diatas tidak selalu mengganggu kestabilan ekonomi dari media baru dan konvensional karena banyak para konsumen yang lebih menikmati media konvensional daripada media baru.
Dampak positif new media kepada masyarakat.
Dampak positif dari adanya media baru / new media terhadap masyarakat adalah membuat masyarakat sebagai konsumen new media dimanjakan dengan kemudahan-kemuadahan yang ditawarkan dari media baru itu sendiri, seperti eNewsPaper yeng membuat masyarakat tidak harus menunggu tukang koran atau membeli koran dipingiran jalan tetapi hanya dengan mengakses situs-situs yang menyediakan layanan tersebut. Selain itu di fitur-fitur gadget tertentu disediakan pembelian lagu hanya dengan mengaksesnya, dengan cara ini masyarakat tidak perlu bersusah payah ke toko-toko kaset tetapi hanya menjalankan aplikasinya.
Dampak New Media Terhadap Media Konvensional
Dewasa Ini Perkembangan Teknologiteknologi Sangat Pesat Dimana Saat Ini New Media Selalu Menjadikan Kita Harus Selalu Update Tentang Teknologi Tapi Kita Melihat Mediamedia Lebih Sering Membahas Tentang Teoriteori. Dengan semakin berkembangnya new media, maka semakin besar pula dampak yang dikeluarkan. Saya ambil contoh new media di sini adalah internet. Banyak dampak positif dari internet. Ada dampak positif, tentu saja ada dampak negatifnya. Berikut saya tuliskan beberapa dampak positif dan negatif dari internet.
üDampak Positif + :
Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lainKemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.
üDampak Negatif – :
Banyak situs-situs pornografi yang dapat merusak akal dan moral pengguna internet tersebut. Hal ini dapat dicegah dengan mudah sekarang. Beberapa provider internet di Indonesia telah memblokir banyak situs pornografi. Melalui internet banyak juga terjadi penipuan, seperti halnya penipuan kita membeli online shopping. Sebenarnya tidak sulit terhindar dari hal seperti itu. Kita hanya perlu berhati-hati Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. Biasanya, pengguna internet menjadi seperti seorang ‘pecandu’. Seperti halnya seorang online gamers. Biasanya gamers menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer untuk bermain. Tentunya hal ini sangat tidak baik untuk gamers itu sendiri.